Bangkit Indonesia Raya

(Arikha, 20 Mei 2011)

Bangkit, artinya bangun
Bangun, artinya bergerak
Bergerak, artinya melakukan sesuatu

Indonesia raya nan tercinta
Bangkitlah
Para intelektual muda Indonesia
Ayo lakukan sesuatu
Berikan apa yang bisa kau berikan

Presiden dengan kebijakannya
Pendidik dengan ilmunya
Ilmuwan dengan penelitiannya
Dokter dengan resepnya
Polisi dengan keamanannya
Hakim dengan penegakan hukum
Penulis dengan tulisannya
Wartawan dengan beritanya
Siswa dengan belajarnya

Bakti Sosial HP2B

hmmm,,,lagi pengen cerita lagi nih…

sebenarnya kegiatan ini udah lama lho tapi baru aja sekarang sempat dituangkan lewat kata-kata….cieee….hehe..ya maklum lah…orang sibukkk..

(sok sibuk gt)..^_^

tapi,,nggak kok, insyaAllah kegiatan yang menyibukkan itu bukan sibuk yang dicari2 atao yang dibuat2 tapi sibuk yang insyaAllah akan mendatangkan kebaikan n semoga diridhoi Allah amin…

back to the story…

jadi waktu itu, q diajak tya ke sebuah sekolah di psar lima, dekat pasar ujung murung atau minseng…

nah, ua tya itu ternyata udah lama jadi tenaga pendidik di sekolah yang biasa itu…murid2nya adalah anak2 kurang mampu, seperti ada yang pengupas bawang dll. mereka pun tidak memakai pakaian seragam…cukup baju biasa yang dipakai sehari-hari..

jadi, waktu itu, tak sengaja ternyata rombongan putri2 datang…biasa lah…putri2 yang terpilih dalam pemilihan putri di kalsel…jadi ada 3 orang putri..putri kalsel yang namanya Adelia, anak FISIP, trz putri pariwisata n satunya lupa nih….hehe…

nah, ini nih salah satu fotonya yang sempat aku ambil ..hehe..

hehehehe………..

jadi, hikmah atau pelajaran yang dapat aku ambil ketika berkunjung ke sekolah ini adalah…alhamdulillah aku masih diberi kesempatan oleh Allah untuk merasakan yang namanya nikmat…

artinya nikmat bersekolah, nikmat belajar, nikmat merasakan apa yang mereka rasakan…

mungkin dalam penciptaan rumus integral dan diferensial kita dapat mengambil hikmahnya…artinya, ketika kita harus naik (integral) atau melihat ke atas bahwa kita harus bercita- setinggi mungkin. kita harus melihat mereka yang berhasil, mereka yang sukses dalam hidup ini. Selanjutnya, kita juga angan lupa melihat ke bawah atau turun (diferensial) agar kita selalu bersyukur kepada Allah bahwa ternyata ada yang lebih memerlukan, ada yang masih kekurangan, ada yang masih perlu kita rangkul…jadi kita di dunia ini jangan sombong yah…

coz,, apa juga yang mau kita sombongkan…toh,,apa yang ada di langit n di bumi ini adalah mutlak MilikNYA…

…………………………………………………………………………………………

Mengasah Mata Pena, Mencerdaskan Banua…

Minggu, 15 Mei 2011

Temand2, aku mau berbagi cerita nih…

Minggu yang lalu, aku dan temand2 Forum Lingkar Pena ngadain acara besar lho…

Namanya seminar menulis nasional with pemateri Mba IJ (Izzatul Jannah) dan sastrawan asli urang banua yaitu Bapak Agus Suseno…pesertanya banyak lho…bertempat di aula dekranasda Banjarmasin…

Seru, asyik, rame ‘coz bisa foto sama Mba IJ…Mba IJ itu sendiri adalah manajer Balai Pustaka n sekaligus penulis nasional lho. Beliau adalahketua FLP Pusat..

Hu………asyik kan…

Pokoknya aku bersyukur banget bisa gabung di FLP ini…selain bisa nambah temand, juga bisa mengasah kemampuanku lho..

Oh,iya selain itu juga ada launching buku antologi cerpen FLP wilayah lho…

Hmm, sayang, cerpenku tidak lolos seleksi..tapi …tak apalah..mungkin lain kali..tapi, cerpen temand ku Rahmatya masuk lho..judulnya “Salam Keteguhan” yeeee hebat ya…jadi iri…hehehe…

nah foto di bawah ini sama Mba IJ lho..

hehehe

nah, kalo foto yang di bawah ini sama Mba Hisani Ben Soe..beliau adalah penulis novel Pengikat Surga…

waktu itu, FLP Bjm juga ngadakn bedah buku beliau…kalau tidak salah sekitar 1 semester yang lalu…

Mutiara Kata

Allah selalu mengedepankan rasa kasih-Nya.

Hidup yang bertabur nikmat adalah karena rahmat-Nya.

Dan kondisi yang tidak nyaman yang menyelimuti juga adalah karena rahmat-Nya.

Jangan lupa diri saat nikmat bertabur…

Dan jangan putus asa saat nikmat seolah-olah terkubur…